Skip to main content

[Sponsored] Review Oval Blending Brush - Kuas Foundation Murah Meriah

Kali ini kita bicara tentang kuas ya. Soalnya kuas itu satu perlengkapan penting buat kita dandan. Ya, ada beberapa hal yang ga ngalahin tangan sih..tapi ga tiap orang mau dimake-up kalo kita ga pake kuas. Ya ngga?

Nah, dari berbagai macam kuas yang aku punya, secara spesifik aku mau bicara tentang kuas yang aku pake buat nge-blend foundation biar merata di wajah. Yang sekarang lagi ngetrend, adalah oval brush dari berbagai merk middle to high-end. Cuma ya itu, sedap bener cin harganya...minimal 300rb! Untung ada dupenya. Jadi ga ileran ngimpiin brush mahal itu.

Kuas Foundation Oval

Jadi sebenarnya jauh sebelum trend oval brush ini meriah ini, beberapa merk terkenal macem MAC gitu sudah mengawali dengan ngeluarin brush dengan model oval begini. Katanya, untuk apply foundation, concealer, bedak, contouring dan highlighter itu jos kalo pake brush ini. 

Nah, untungnya sekarang ada dupenya, dan bahagianya, aku salah satu yang punya dupenya. Berhubung aku sudah punya, monggo baca ceritaku soal brush ini ya, kali kali aja kepengen juga gituh.

Kuas Foundation Oval

Panjang dari pegangan plus kuas ini sekitar 15 cm, dengan lebar pegangan 2 cm dan mengecil di bagian leher kuas. Untuk kepala kuasnya sendiri, panjangnya 3,5 cm dan lebarnya 2cm. Pas banget kalau dipegang tangan sih. Berasa kokoh gitu. Bentuknya melengkung ke depan, dan karena kita memegang brush ini sejajar wajah kita, jadi ga bakal kepentok pentok kaca kalau kita deket deket sama kaca. 

Bahan dari kuas oval ini adalah sintetis, jadi bisa dipastikan free animal cruelty dan buat temen temen Muslim kuas ini bisa dikategorikan halal. Tiap helaian kuasnya disusun rapat dengan panjang sekitar 1cm. Bahan material yang digunakan lembut, aman dan ga nusuk kulit.

kuas foundation oval

Mengesampingkan soal harga dan brand, ketika digunakan untuk meratakan liquid foundation, kuas ini ternyata bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, lho. Karena rangkaian kuasnya yang rapat maka tekanan yang dihasilkan cukup untuk membuat liquid foundation menempel dan merata dengan manisnya.

Satu hal yang agak kurang nyaman adalah ketika aku mencoba menggunakan brush oval ini untuk foundation yang berbentuk creamy. Helaian brush yang rapat justru menjadi bumerang karena menyebabkan kuas tidak bisa menyapu foundation creamy dengan mudah dimana hal ini menyebabkan saat meratakan foundie jadi lebih susah. 

kuas foundation oval

Selain untuk pengaplikasian foundation cair, aku juga menggunakan kuas oval ini untuk shading. Bentuk kuasnya yang rapat dan pendek bisa menghasilkan garis yang lebih tegas tepat di tempat yang aku harapkan, seperti misalnya di dekat telinga atau di pipi bagian tengah. 

Nah, gimana kuas ini kalau dibandingkan dengan merk merk yang jauh lebih mahal? 

Yah, terus terang sih aku memang belom pernah mencoba oval blending brush keluaran brand ngetop. Cuma kalau mau ditanya tentang kualitas tentu saja akan ada kelebihan yang lebih banyak untuk kuas high-brand ya. But, trust me - this brush's price is definitely a steal buat kamu yang masih belajar makeup atau make-up junkie yang berbudget terbatas.

Jadi, kalau kamu sudah kena racunku dan tertarik pengen cobain kuas ini, yuk monggo melipir ke FB Bunny Beauty atau klik gambar dibawah ini, karena disanalah aku mendapatkan kuas murah meriah keren ini. Harganya juga ga semahal lapak lain, cukup 75rb saja :D


Sekian dulu, see you soon ^^

Comments

  1. GMZ juga sama brush ini nih. kalo buat blending prefer brush ini atau beauty blender?


    http://bit.ly/24jo41T

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku lebih terbiasa pakai brush sih..kalau pake sponge cuma buat beberapa produk yang cepet kering/ngeset aja. So the answer is prefer brush ini hehehe

      Delete
  2. Oya Mbak, ini bersihin kuasnya gimana yak? Pake make up remover or..?

    ReplyDelete
  3. aku juga prefer pake brush dari pada sponge soalnya sponge gampang rusak hehe. bantu jawab ya, aku biasanya bersihin brush pake brush egg, coba di cek di silahqan.com aku biasanya beli disitu kalo kosmetik

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review Focallure 18 Eyeshadow Palette Bright Lux

Kayaknya blog ini udah gw tinggalin selama berbulan bulan yah, sampe jamuran. Ntah kenapa rasanya males bener nulis..padahal bahan bahan ya ada aja. Nah, biar blog gw ga "sawangan" sekarang gw mau nyoba nulis nih. Kalo bahasa atau isinya kurang jos, mohon maaf dulu yak :D.


Brand Focallure ini pertama kali sepengetahuan gw sih direview oleh Rachel Goddard dalam postingan Youtube "Nyobain Makeup China Focallure 50 Ribuan". Setelah itu, bermunculan review review lain seputar produk produk Focallure.
Yep, Focallure merupakan brand dari China, negara yang konon banyak memproduksi makeup KW alias fake, mulai dari eyeshadow, foundie, bedak dst. Bahkan, para Beauty Enthusiast pun pasti tau kalo Palet 18 Warna Bright Lux  ini merupakan "sodara kembar" Huda Beauty Rose Gold Textured Shadow Palette. Huda Beauty Rose Gold dibandrol harga $65 atau sekitar sejutaan pas udah nyampe Indonesia - sedang si Focallure ini gw dapet  di Shope dengan harga 54rb + ongkir sekitar 4…

Cara Mencerahkan Kulit Dengan Kojie-San

Rasanya demam K-Pop dan kecantikan ala Korea di negara kita beberapa tahun terakhir ini membawa ke satu trend baru di dunia kecantikan, yaitu kulit yang putih, seputih para artis artis Kpop di Korea. Biasanya saking ngefans-nya dengan satu orang idola, maka direlain deh buat bisa semirip mungkin dengan Sang Idol, baik baju, model rambut, cara dandan dan make up.

Nah, kalau cuma sampai situ aja sih masih oke lah ya..namanya juga nge-fans. Yang jadi masalah adalah, saking pengennya bisa putih bersinar sinar bak sang Kpop Idol, terus segala cara ditempuh.

DIY Ring Light Supaya Foto Cetar

Siapa yang suka bikin EOTD (eye of the day)? atau LOTD (lip of the day)? atau MOTD (make up of the day)? *mengacungkan jari*. Trus, biasanya kalau sudah buat, terus dishare di facebook atau instagram..iya gaa? :D
Ga dipungkiri ya, sekarang itu adalah era "share-nisasi" dimana apa yang kita buat terus kita share di socmed yang kita punya. Ga mau bohong sih, pastinya tujuan utama buat nunjukin kalau kita udah bikin karya yang bagus dan sukur sukur dapet pujian (#akusihgituorangnya).
Nah, kalau memangbegitu adanya, wajib dong bikin foto yang maksimal. Karyanya udah bagus kalau ga didukung pencahayaan yang bagus, orang lain juga jadi ga notice. So, lets make our creation become noticeable with DIY ringlight!